iklan
Sepatu Merah Jambu
Sepatu Merah Jambu
ini cerita ku saat umur 5
tahun, aku terlahir dari keluarga pembuat sepatu, ayahku membuka sebuah usaha
pembuatan sepatu hampir 3 tahun yang bertempat di kota Bandung. kami termasuk keluarga yang
berkecukupan saat itu. aku mempunyai abah yang sangat perhatian kepada
keluarganya dan ambu seorang wanita yang sederhana, siapa yang memandangnya
akan merasa keteduhan di matanya, ambu sangat menyayangi anak-anaknya. kami ada
3 bersaudara, aku satu-satunya wanita dan anak pertama. aku sering manghabiskan
waktu melihat abah membuat sepatu, waktu itu hanya ada 2 karyawan dan pak eman
yang membantu usaha abah, pak eman orang yang paling dekat dengan keluarga
kami, sudah 2 tahun pak eman tinggal dengan kami, semenjak kami mempunyai usaha
sepatu ini, pak eman satu kampung dengan abah, ia datang meminta pekerjaan
kepada abah dan membiarkannya tinggal bersama kami, pak eman adalah orang yang
tidak banyak bicara, pak eman bertugas membuat tapak sepatu dan menjahit
sepatu,, sedangkan abah membuat desain sepatu, kerangka sepatu, dan menyiapkan
bahan terbaik pembuatan sepatu. aku selalu mengamati pekerjaan mereka. kami
adalah keluarga yang sangat harmonis pada waktu itu.
12 Desember 2013
For " Dia "
Aku sangat merindukan dia..dia yang tak pernah pedulikan ku lagi semenjak november 2013,,dia yang membuat pertengkaran dikala malam itu,,dia yang membuatku menangis,,dia yang membuatku meminta maaf atas kesalahannya bukan kesalahan ku,,dia yang tidak mau mempertahankan hubungan kami,,,dan kami pun sama-sama melepaskan hubungan kami,,dia,,dia.
Aku tidak pernah menyesal kenapa harus bertemu dia,menjalin hubungan dengan dia,karena bagiku begitu indah bersamanya.
terima kasih untuk "dia" yang selama 1 tahun ini membuat ku sibuk untuk membalas semua sms perhatian mu,,membuatku begadang sampai larut saat ngobrol di telfon denganmu,,membuatku mengerti arti rindu saat kau jauh,,membuatku mengerti bagaimana rasanya menunggu orang yang disayang itu rasanya jenuh jenuh menyenangkan,,membuatku merasakan galau saat bertengkar denganmu.
Dear "dia" 13.41 Wib hari kamis 12 desember 2013. siang ini hujan. dia,, hari ini sangat melelahkan,aku lelah mencari cara untuk melupakanmu.sudah banyak cara yang aku lakuin, menghapus nomor mu dari phonebook ku sudah, menghapus semua sms dari mu sudah,menghapus semua foto mu sudah, memblokir facebookmu juga sudah, dan sekarang aku lelah mencoba menghapus kamu dari pikiranku sampai sampai aku memohon kepada Allah SWT untuk membantu melupakanmu.
dia,,nanti kalau aku sudah lupa denganmu,kamu jangan muncul lagi yah. aku gak mau kamu masuk ke memori ingatanku lagi,banyak memori ingatanku tentang kamu,aku susah hapus semua memoriku tentang kamu.
from"me"
^_^
for"dia"
Langganan:
Komentar (Atom)